MENUJU PILPRES DAN PILEG 2019

Tampilkan postingan dengan label Military. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Military. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 September 2016

Srikandi KRI Dewaruci di Asean Cadet Sail 2016

Foto: Rahmat Mustafa, Smartcity Magazine & Online News and Information®, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Seperti yang diberitakan sebelumnya, KRI Dewaruci menurunkan sauh di Pelabuhan Dermaga Layang Mako Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan, hingga Jumat (22/09/2016). Sebelum tiba di Makassar, KRI Dewaruci memulai perjalanannya dari Surabaya-Mataram-Bali-Makassar. Kemudian dari Makassar menuju Balikpapan-Semarang-Surabaya. Perjalanan ini berlangsung sejak 10 September hingga 6 Oktober dengan waktu tempuh kurang lebih 26 hari.

Mengangkat tema kegiatan “Asean Cadet Sail 2016” KRI Dewaruci diikuti oleh puluhan siswa Akademi Angkatan Laut dari sejumlah negara Asean, seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Myanmar.

Asean Cadet Sail 2016 merupakan kesepakatan para Kepala Staf Angkatan Laut di ASEAN menyambut kerjasama dan persahabatan antar kadet angkatan laut yang diharapkan terus berjalan dengan baik, sehingga kedepan hubungan Indonesia khususnya TNI Angkatan Laut negara ASEAN menjadi lebih solid. Yang menarik dari kegiatan ini, terlihat para srikandi berbaur diantara peserta.

SmartCity Online News and Information beruntung bisa berbincang langsung bersama para srikandi itu setelah mendapat izin dari pimpinannya. Dengan tutur kata yang lembut dan sedikit tegas, Sersan Mayor Satu Taruna (P) Irma Dewi berkata, “ayo dilanjut, pimpinan sudah setuju.”

Selain Irma, panggilan akrabnya, juga ditemani oleh Sersan Mayor Satu Taruna (E) Natia Seanesya dan Sersan Mayor Satu Taruna (P) Gracecilia Simamora. Ketiganya adalah utusan dari AAL.

“Tidak semua bisa ikut dalam kegiatan ini, karena melalui proses seleksi yang ketat,” tutur Irma dengan mimik yang serius. “Saya sangat senang dengan kegiatan ini karena bisa berinteraksi dengan peserta lainnya dari berbagai negara,” sambung Gracecilia.

“Di sini semuanya sama, saya tidak merasa canggung. Justru merasa 'enjoy' karena bisa bekerjasama satu dengan yang lainnya,” kata Natia di penghujung obrolan. Mungkin karena nama akhir dari Natia Seanesya ada sedikit bernuansa laut, sehingga merasa enjoy? Entahlah.* (Rahmat Mustafa)

Selasa, 20 September 2016

Open Ship KRI Dewaruci di Makassar

Foto: Rahmat Mustafa, Smartcity Magazine & Online News and Information®, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Semua kapal perang TNI Angkatan Laut didahului dengan singkatan KRI yang berarti Kapal Perang Republik Indonesia. Salah satunya adalah KRI Dewaruci yang namanya diambil dalam kisah pewayangan Jawa – Dewa Ruci. Kapal ini terdiri dari 3 tiang utama yaitu tiang Bima, Yudhistira, dan Arjuna serta memiliki 16 layar.

KRI Dewaruci yang berukuran 58,5 meter, lebar 9,5 meter, kecepatan penuh 10,5 knot dengan mesin, 9 knot dengan layar, dan berbobot mati 847 ton, bertugas sebagai kapal latih yang melayari kepulauan Indonesia dan juga ke luar negeri, Meski menginjak usia 63 tahun, KRI Dewaruci merupakan kapal latih tertua di Asia Tenggara dan masih laik untuk berlayar.

Segudang prestasi telah diraihnya dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di arena internasional. Salah satunya adalah, KRI Dewaruci mengelilingi dunia sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 1964 dan 2012.

Kapal latih TNI AL yang dibuat sejak tahun 1953 kini berada di kota Anging Mammiri. Tepatnya di Pelabuhan Dermaga Layang Mako Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan. Dengan mengusung kegiatan “Asean Cadet Sail 2016” KRI Dewaruci berlayar dengan rute Surabaya-Mataram-Bali-Makassar-Balikpapan-Semarang-Surabaya.

Kegiatan ini merupakan latihan dan praktek pelayaran yang pesertanya berjumlah empat perwakilan cadet atau calon perwira terbaik Angkatan Laut dari sejumlah negara Asean yaitu, Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Myanmar. Tujuannya untuk menjalin persahabatan sejak dini, antar kekuatan militer di negara-negara Asean.

Selama berada di Makassar hingga Jumat nanti, KRI Dewaruci menggelar open ship untuk masyarakat umum. Seperti terlihat sore tadi (20/9/2016), antusiasme warga begitu besar, mulai dari anak-anak, siswa-siswa sekolah, para taruna akademi pelayaran, hingga orang tua, datang untuk melihat dan menaiki kapal yang mampu mengukir tinta emas di pentas dunia.* (Rahmat Mustafa)