MENUJU PILPRES DAN PILEG 2019
Tampilkan postingan dengan label Employment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Employment. Tampilkan semua postingan
Jumat, 11 Agustus 2017
Kamis, 08 Juni 2017
Sabtu, 17 September 2016
Wali Kota Danny: Alumni Teknik Dapat Mengisi Kebutuhan Enginer Makassar
smarcitymakassar.com - Alumni Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia dapat mengisi
kebutuhan enginer kota Makassar. Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar,
Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat berbicara pada Talk Show Konsolidasi dan
Eksistensi Alumni Mewujudkan Teknik Sipil Berkelas Dunia yang Unggul dan Islami
di Auditorium Al Jibra UMI, Jumat, (16 September 2016).
Menurutnya, saat ini di Indonesia jumlah lulusan fakultas Teknik hanya 20 persen, berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan yang mencapai 80 persen mendominasi lulusan perguruan tinggi. "Itulah yang menjadi salah satu faktor majunya teknologi industri di Jepang dan Korea Selatan. Bahkan saat ini, Korea Selatan merajai industri smart phone," paparnya.
Kebutuhan enginer Makassar cukup besar mengingat pesatnya pertumbuhan di sektor infrastruktur yang seluruhnya membutuhkan keahlian dari enginer berbagai bidang semisal Sipil, Mesin, dan Arsitektur.
Satu keunikan dan menjadi karakter mahasiswa dan alumni Teknik lanjut Wali Kota Danny adalah brave hearth. Keberanian yang dimiliki dari kemampuan mengambil keputusan yang tepat di waktu yang tepat.
"Ilmu Teknik membuat kita berpikir dan bertindak kreatif. Membangun imajinasi, mendesainnya hingga mewujudkan hal - hal yang tadinya ada di alam ide ke dunia nyata. Membuat sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada," ujar Danny.
Alumni Teknik juga kompak kata Danny melanjutkan pemaparannya. Kekompakan itu terbangun sejak di bangku kuliah yang terbawa hingga tak lagi menyandang gelar mahasiswa saat meninggalkan kampus. Kebiasaan bekerja dalam satu team work sejak masa kuliah membuatnya (alumni Teknik) mudah beradaptasi dengan lingkungan (kerja) yang baru, dan bekerja sama dalam satu tim. "Kekompakan dan team work itu jugalah yang membuat alumni Teknik itu sportif, mampu menghargai kehebatan dan hasil karya orang lain," tutup Danny.(ade ismar gobel/yushar mustafa)
Menurutnya, saat ini di Indonesia jumlah lulusan fakultas Teknik hanya 20 persen, berbeda dengan Jepang dan Korea Selatan yang mencapai 80 persen mendominasi lulusan perguruan tinggi. "Itulah yang menjadi salah satu faktor majunya teknologi industri di Jepang dan Korea Selatan. Bahkan saat ini, Korea Selatan merajai industri smart phone," paparnya.
Kebutuhan enginer Makassar cukup besar mengingat pesatnya pertumbuhan di sektor infrastruktur yang seluruhnya membutuhkan keahlian dari enginer berbagai bidang semisal Sipil, Mesin, dan Arsitektur.
Satu keunikan dan menjadi karakter mahasiswa dan alumni Teknik lanjut Wali Kota Danny adalah brave hearth. Keberanian yang dimiliki dari kemampuan mengambil keputusan yang tepat di waktu yang tepat.
"Ilmu Teknik membuat kita berpikir dan bertindak kreatif. Membangun imajinasi, mendesainnya hingga mewujudkan hal - hal yang tadinya ada di alam ide ke dunia nyata. Membuat sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada," ujar Danny.
Alumni Teknik juga kompak kata Danny melanjutkan pemaparannya. Kekompakan itu terbangun sejak di bangku kuliah yang terbawa hingga tak lagi menyandang gelar mahasiswa saat meninggalkan kampus. Kebiasaan bekerja dalam satu team work sejak masa kuliah membuatnya (alumni Teknik) mudah beradaptasi dengan lingkungan (kerja) yang baru, dan bekerja sama dalam satu tim. "Kekompakan dan team work itu jugalah yang membuat alumni Teknik itu sportif, mampu menghargai kehebatan dan hasil karya orang lain," tutup Danny.(ade ismar gobel/yushar mustafa)
Sabtu, 11 Juni 2016
Deng Ical: Pemkot Makassar Akan Mendukung Rencana BPJS Ketenagakerjaan Bangun Rusunawa
![]() |
| Sumber Foto: Humas Pemkot Makassar, 2016 |
Smartcitymakassar.com. --Makassar- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berencana membangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) bagi para pekerja yang ada di kota Makassar. Tujuannya adalah untuk mensejahterakan buruh dan pekerja khususnya di Kota Makassar.
Hal tersebut disampaikan Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis saat berkunjung ke Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal, yang akrab disapa 'Deng Ical', di Ruang Kerja Wakil Walikota, Menara Balaikota, Makassar, Kamis (09/06/2016).
Menanggapi rencana tersebut, Deng Ical mengatakan bahwa Pemkot Makassar akan mendukung realisasi pembangunan dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan Rusunawa. Deng Ical menjelaskan bahwa hal tersebut adalah bagian tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk menyiapkan perumahan yang layak dan sekaligus menjadi contoh rusunawa yang lain.
Di samping itu, tambah Deng Ical, Pemkot Makassar mendukung hampir semua program BPJS Ketenagakerjaan karena bersinggungan juga dengan kepentingan pemerintah untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. "Ini bagian tugas pemerintah dalam membantu BPJS mencarikan lahan. Pak Camat kita minta agar mencarikan lahan. Lebih cepat lebih baik, kerena ini jelas demi kemaslahatan para pekerja," kata Wakil Walikota Makassar ini.* (Iskandar Burhan)
Rabu, 27 April 2016
Dinas Tenaga Kerja Makassar Buka Expo Job Fair Day (27-29 April): Target Serap 8,000 Tenaga Kerja
![]() |
| Dinas Kerja Kota Makassar selenggarakan Expo Job Fair Day, 27-29 April 2016, bertempat di Celebes Convention Centre, Makassar. Sumber Foto: Humas Sekretaris Daerah Kota Makassar, 2016 |
Smartcitymakassar.com. --Makassar- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar selenggarakan 'Bazar' dan 'Expo Job Fair Day' dari 27- 29 April 2016 bertempat di Celebes Convention Centre, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Menurut Kepala Disnaker Kota Makassar, Andi Bukti Jufrie, kegiatan ini bertujuan untuk membantu serta memfasilitasi pencari kerja dengan perusahaan pengguna tenaga kerja yang langsung bisa mendapatkan tenaga kerja secara berkualitas.
"Dengan bursa kerja yang dilaksanakan kita bisa mempertemukan, antara pencari tenaga kerja yang langsung bisa memilih apa yang sesuai dengan keahliannya, sehingga pihak perusahaan juga dapat memperoleh tenaga kerja dengan mudah sesuai dengan 'knowledge', 'attitude' serta 'skill' yang dimiliki si pencari kerja," jelasnya.
"Selain itu Dinas Tenaga Kerja turut langsung mendukung salah satu program Bapak Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, menciptakan 500.000 lapangan kerja dalam misi-visi merekonstruksi nasib rakyat menjadi masyarakat sejahtera menuju Kota Makassar bebas pengangguran," imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahihim Saleh, menjelaskan, "Pemerintah Kota Makasssar mendorong terciptanya kesempatan kerja seluas-luasnya dan menempatkan tenaga kerja sebanyak-banyaknya. Oleh karena itu pelaksanaan Job Fair yang menyediakan berbagai lowongan kerja harus diperbanyak serta keikutsertaan pihak swasta dalam kegiatan ini."
Ibrahim Saleh menjelaskan, "dengan adanya kegiatan ini, pihak pemerintah menargetkan 8.000 tenaga kerja akan diserap oleh 92 perusahaan yang ikut dalam kegiatan Expo dan Job fair ini."* (Iskandar Burhan)
















