MENUJU PILPRES DAN PILEG 2019

Tampilkan postingan dengan label Development. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Development. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2016

Dinsos Makassar Bina Pemulung dan Pengamen

Kepala Dinas Sosial Makassar Mukhtar Tahir 

smartcitymakassar.com - Dinas Sosial kota Makassar melakukan Pembinaan Sosial bagi 75 orang Pemulung dan Pengamen bertempat di Hotel Romedo, Selasa (4/10/2016).

Menurut Kepala Dinas Sosial Mukhtar Tahir, Hal itu dilakukan sebagai pembinaan untuk berpartisipasi dalam program Pemerintah kota Makassar khususnya Bank sampah.

Mereka diarahkan untuk menjadi nasabah Bank Sampah. "Sekarang adami bank sampah , mendaftar ma ki di wilayah ta," ucapnya.

Mukhtar menambahkan, saat ini Bank Sampah telah memiliki omset yang sangat besar hingga milyaran rupiah sehingga menjadi peluang bagi para pemulung untuk menjadi nasabah Bank Sampah demi peningkatan kesejahteraan mereka.

"Bank Sampah sekarang telah memiliki omzet yang sangat besar, sudah milyaran, tinggal kita manfaatkan," ujar Mukhtar. (Iskandar Burhan)

Selasa, 27 September 2016

Bappeda Gelar Ekspose Updating Indikator Ekonomi Makro Makassar

Ekspose Updating Indikator Ekonomo Makro (Foto: Dayat) 

Smartcitymakassar.com - Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah) Makassar menggelar Ekspose Updating Indikator Ekonomi Makro Kota Makassar Tahun 2016 Semester I di Grand Celino Hotel Makassar, Selasa (27/09/2016).

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekda kota Makassar Ibrahin Saleh dan seratusan peserta yang berasal dari pelaku ekonomi, BUMN, BUMD, serta SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Menurut penyelenggara, kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan hasil updating indikator ekononomi makro Kota Makassar yang dimaksudkan untuk menyediakan data statistik yang secara konprehensif mampu menggambarkan tingkat pencapaian pembangunan di bidang ekonomi.

"Data tersebut dapat dijadikan kerangka dasar dalam merumuskan dan mendesain perencanaan pembangunan ekonomi di kota Makassar," kata A. Eka, Kepala Bidang Perekonomian Daerah Kota Makassar dalam sambutan panitia pelaksana yang dibacakannya.

Dalam kegiatan ini Wali Kota Makassar yang diwakili oleh Sekda kota Makassar Ibrahim Saleh mengemukakan bahwa Bappeda harus memiliki pondasi dalam meningkatkan kebijakan-kebijakan pelaksanaan pembangunan Kota Makassar di masa depan.

"Forum ini bagian dari upaya Bappeda untuk meletakkan pondasi yang kuat bagi kebijakan pembangunan kota Makassar di bidang ekonomi," pungkas Sekda Ibrahim Saleh.* (Iskandar Burhan)

Sabtu, 04 Juni 2016

Ketua TP PKK Makassar Galakkan Program Pembinaan Lorong Terpadu


smartcitymakassar.com – Makassar - Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail menggalakkan program pembinaan lorong terpadu di 14 kecamatan dan 143 kelurahan melalui Pokja 3 dan ketua TP PKK di setiap kecamatan. Seperti yang terlihat kemarin pengurus TP PKK kota Makasssar mengunjungi lorong binaannya yang berada di kecamatan Rappocini, Wajo, Tamalate, Mariso, dan  Bontoala.

Ide membentuk program pembinaan lorong terpadu tercetus oleh Indira sebagai bentuk dukungan dan sinergitas terhadap program pemerintah kota Makassar. "PKK ingin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kota. Struktur organisasi kami yang menjangkau hingga kelurahan bahkan sampai ke tingkatan RT/RW sangat efektif dalam mendorong keterlibatan warga bagi kesuksesan program pemerintah," jelas Indira, Sabtu, (4/06/2016).

Program pembinaan lorong terpadu menggerakkan kader - kader PKK yang berada di lorong - lorong untuk memanfaatkan ruang lorong yang terbatas difungsikan sebagai halaman yang asri, teratur, indah, dan nyaman atau lazim diistilahkan dengan HATINya PKK.

Melaui program ini, Indira terus mengingatkan kader PKK dan warga kota untuk untuk menjaga keindahan, kebersihan, dan meningkatkan penghijauan di lorong - lorong, "Meskipun ruang (halaman) kita sangat terbatas, hal itu bukan penghalang bagi kita untuk menciptakan lingkungan yang hijau. Keterbatasan itu justru membuat kita makin kreatif dalam memaksimalkan ruang yang ada. Seperti yang telah dikembangkan kader - kader kita di lorong kota," lanjut Indira.

Saat pengurus Pokja 3 mengunjungi lorong binaannya, memang terlihat wajah yang sangat berbeda. Lorong yang dulunya identik dengan kesan kumuh, jorok, gurem, tak terpelihara kini berubah jauh lebih baik. Tanaman dalam pot tumbuh subur dan berjejer rapi sepanjang lorong, warga juga secara rutin membersihkan saluran air (selokan) di depan rumahnya dan secara swadaya mengecat dinding dengan berbagai gambar atau tulisan yang mengajak untuk menjaga kebersihan.

"Kita patut bersyukur sebagian besar warga kita menunjukkan niat baik dan keinginan yang kuat untuk bersama - sama mewujudkan Makassar dua kali tambah baik," ungkap Indira.
Sementara itu, pengurus Pokja 3 TP PKK kota Makassar, Fadliah menuturkan jika kunjungannya ke lorong - lorong binaan selain untuk mempererat silaturahim dengan warga binaan juga salah satu upaya dalam menjalankan 10 program pokok PKK utamanya pembinaan dan penataan lorong menuju Makassar dua kali tambah baik.


"Kami memiliki program pembinaan lorong terpadu yang juga dikenal dengan program lorong terpadu HATINya PKK. Hal menarik dari program ini warga secara swadaya berpartisipasi dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Seperti pot bunga, sebagian besar dibuat oleh warga dengan memanfaatkan galon yang tidak lagi terpakai. Selain bisa mereduksi sampah pelastik juga menambah keasrian lingkungan," pungkas Fadliah.(iskandar burhan)

Selasa, 03 Mei 2016

Dinas Koperasi dan UKM Makassar Terus Upayakan Optimalisasi Peran Koperasi


smartcitymakassar.com – Makassar - Dalam upaya mengembangkan koperasi  di kota Makassar, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Peran dan Fungsi Perangkat Organisasi Koperasi.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai tanggal 3 - 4 dibuka Sekretaris daerah (Sekda ) Kota Makassar Ibrahim Saleh  bertempat di Hotel Grand Celino. Selasa (3/5/2016).

Menurut Kepala bidang kelembagaan dinas koperasi dan UKM  Farah Tenriawaru, kegiatan yang dilaksanakan, bertujuan memahami kedudukan tugas, tanggung jawab, dan wewenang, dalam menjalankan organisasi manajemen koperasi

" Koperasi yang ada  mampu mengetahui lebih jauh fungsi dan tugas pokoknya, sehingga dalam pengelolaannya dapat memperkecil kesalahan administrasi maupun manajemennya, sehingga koperasi yang bertujuan memajukan  anggotanya dapat sejahtera," harapnya.

Ibrahim Saleh dalam sambutannya dihadapan peserta,  menjelaskan fungsi dan peran perangkat koperasi

" Organisasi koperasi adalah suatu cara, atau hubungan kerja sama, antara orang orang yang mempunyai kepentingan yang sama dan bermaksud mencapai tujuan yang ditetapkan bersama sama, dalam suatu wadah koperasi dimana tujuan utamanya untuk mensejahterakan semua anggotanya," jelasnya.

Ada tiga pendekatan metode dalam kegiayan yang dilaksanakan dinas koperasi dan UKM  dalam meningkatkan kemampuan fungsi dan peran perangkat organisasi koperasi yaitu dengan pendekatan, ceramah, Diskusi, dan Tanya Jawab,


Dengan ke tiga hal tersebut diharapkan seluruh peserta yang berjumlah 100 orang  mampu memahami dan menerapkan metode tersebut dalam.pengembangan kemajuan koperasinya (Iskandar Burhan)

Rabu, 27 April 2016

Makassar Tukar Pengalaman Pengolahan Air Limbah dan Lumpur Tinja dengan Filipina

Makassar tukar pengalaman mengenai pengolahan air limbah dan lumpur tinja dengan Filipina.
Sumber Berita/Foto: Firman H. Pagarra, Humas Pemkot Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Muh. Ansar, serta Kepala Bagian Humas Kota Makassar, Firman H. Pagarra, melakukan kunjungan ke Filipina, 25–27 April 2016 dalam rangka bertukar pengalaman dengan beberapa daerah di negara tersebut dalam hal pengolahan limbah air dan lumpur tinja. Kunjungan yang merupakan undangan dari USAid Amerika Serikat.

Selain dari kota Makassar, rombongan Indonesia terdiri dari beberapa daerah lain seperti Kota Bekasi, Balikpapan, Tabanan, Malang, Gresik dan Jakarta.

Syamsu Rizal beserta rombongan mengunjungi berbagai instalasi pengelolaan limbah air dan lumpur tinja di wilayah di negara Filipina. Kunjungan pertama dilakukan di wilayah Manila pada proyek Maynilad Water Service, Inc (MWSI) yang telah mendapat bantuan teknis (TA) pembiayaan dari Bank Dunia.

MWSI Project 7 dikenal dengan nama "Veterans Water Reclamation Facility" yang dijadikan sebagai prototipe kombinasi antara Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)  dan Instalasi Pengolahan Lumput Tinja (IPLT) yang berlokasi di St.Anthony Village tepat di pusat kota Quezon Metro Manila.

“Sistem yang telah dikembangkan di sini telah terintegrasi antara IPAL dan IPLT dalam satu wilayah. Kita dapat melihat di tempat ini proses pengelolan limbahnya mampu mengolah 2403 /hari lumpur tinja dan 2400 m3/hari air limbah dengan sistem yang canggih. Hal ini bisa menjadi percontohan guna diterapkan di Makassar”, ujar Wakil Walikota Syamsu Risal.

Di tempat lain, rombongan berkunjung ke Bay Laguna yang terletak di dalam DAS Laguna de Bay, danau terbesar kedua di Asia dan merupakan sumber penting air bersih untuk metro Manila. Dengan nilai proyek sebesar Rp. 2,2 T, instalasi pengolahan dengan luas 3.300 meter2 tersebut, mampu melakukan penyaringan dan pemisahan secara mekanis dan juga memperkenalkan enzim biologycal ramah lingkungan yang mampu merubah air limbah bebas bau dan aman bagi lingkungan.

Pemerintah kota Makassar sendiri, dalam mengelola tinja perkotaan telah memulai program dengan diawali sosialisasi program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) yang berada dibawah Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) kota Makassar, sejak tahun 2015 lalu.

Kepala Dinas PU, Muh Ansar menyatakan apresiasi yang besar atas kesempatan dan undangan  AUSAid ini. Pengalaman yang diperoleh menjadi bahan penting bagi dinas PU sebagai 'leading sector' dalam bidang pengolahan limbah untuk membenahi sistem di Makassar sehingga menjadi lebih baik lagi.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto pada Oktober tahun lalu juga telah dipercaya menjadi pembicara utama pada Konferensi Pengolahan Air Limbah dan Lumpur Tinja Nasional yang digelar Bappenas di Jakarta.* (Laporan Firman H. Pagarra dari Filipina)

Kamis, 21 April 2016

Wali Kota Makassar dan Camat Biringkanaya Tinjau PIP

Wali Kota Makassar dan Camat Biringkanaya tinjau PIP dan Simpang 5 Bandara Hasanuddin, Rabu (20/04/2016).
Sumber Foto: A. Syahrum, Camat Biringkanaya, 2016.

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Camat Biringkanaya, A. Syahrum, dampingi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, tinjau pembangunan akses jalan dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar ke simpang 5 Bandara Hasanuddin, Rabu (20/04/2016). 

Wali Kota Makassar dan Camat Biringkanaya juga meninjau perkembangan pembangunan Kampus Terpadu Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. A. Syahrum menuturkan bahwa setelah meninjau kegiatan tersebut, Wali Kota menyempatkan menyapa warga kampung nelayan di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya.* (Iskandar Burhan)