MENUJU PILPRES DAN PILEG 2019

Tampilkan postingan dengan label Sub-District. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sub-District. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Januari 2017

Jelang Pemilihan Serentak Ketua RW/RT, Sosialisasi Tata Cara Pemilihan Diintensifkan

Foto: Humas Kecamatan 

smartcitymakassar.com - Pemerintah Kota Makassar telah siap melaksanakan tata cara dan mekanisme pemilihan Ketua RW dan RT secara serentak di 15 Kecamatan se Kota Makassar yang dimulai pada 26 Februari 2017 mendatang.

Seluruh pemerintah kelurahan intens menggelar sosialisasi kepada warga terkhusus ketua RW/RT. Lurah Mariso, H. Bohari Baso Tika, dalam rapat koordinasi bersama Petugas Pemungutan/Perhitungan Suara Tk. RW mengatakan jelang pemilihan sejuah ini memasuki tahapan pemutakhiran dan Ferivikasi Data Pemilih tingkat RW dan RT.Dia menjamin melalui aturan baru pemilihan RW/RT ini dilakukan secara jujur, adil dan demokratis.

“Insya Allah Sabtu, (14/1/2017) kita mulai mendata pemilih disetiap RT/RW dan Saya jamin proses pemilihan ini berlangsung netral dan tanpa intervensi dari pihak manapun. Mari dukung dan sukseskan sama-sama momentum pemilihan ini,” ungkap H. Bohari B. Tika  di Aula Kantor kelurahan Mariso, Jum’at (13/01/2017).

Rapat Koordinasi dipimpin langsung Ketua LPM Kelurahan Mariso, Saharuddin Tadep, dengan terlebih dahulu mengabsen dan meminta kesediaan petugas pemungutan/perhitungan suara yang telah ditetapkan 3 (tiga) orang setiap RW.

Lebih lanjut disebutkan, pemilihan ketua RT/RW di Makassar terbuka bagi masyarakat umum. Siapa pun bisa mencalonkan diri, sepanjang memenuhi syarat pendaftaran. Adapun syarat utama berupa kualifikasi pendidikan, minimal SMP untuk calon ketua RT, serta minimal SMA untuk calon ketua RW.

Pemerintah juga menetapkan ambang batas usia bagi calon, yakni 30 tahun. Calon harus menandatangani pakta integritas yang menyatakan bersedia mendukung dan membantu terlaksananya program atau kebijakan pemerintah, serta sembilan indikator penilaian kinerja ketua RT/RW. Calon juga tidak boleh rangkap jabatan pada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat.


"Ada syarat tambahan, di mana calon harus memiliki pemahaman dasar dalam menggunakan media sosial. Juga harus berkomitmen menjaga seluruh aset pemerintah di lingkungannya," ungkap Lurah Mariso H. Bohari Baso Tika saat menutup Rapat Koordinasi.(sahar/iskandar burhan)

Kamis, 01 Desember 2016

Lurah Rukman Koordinasikan Pemangkasan Pohon di Asrama Bara-Baraya

(Foto: Rukman / Lurah Bara Baraya, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, 2016)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Lurah Bara-Baraya Kecamatan Makassar, Rukman, melakukan koordinasi perihal penanganan pembersihan sampah pangkasan pohon warga di Asrama Barabaraya dan sekitarnya, Kamis (01/12/2016).* (Iskandar burhan)

Selasa, 15 November 2016

Tiap Subuh, Lurah Panaikang Rutin Pantau Satgas Penyapu Jalan

(Foto: Jusak Kampto, Lurah Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, 2016


Smartcitymakassar.com. --Makassar- Lurah Panaikang Kecamatan Panakkukang, Jusak Kampto, punya rutinitas memantau Satgas penyapu jalan di subuh hari. Pada Selasa (15/11/2016), Jusak Kampto, terlihat memantau Satgas Penyapu Jalannya di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo.

Menurut Jusak Kampto, rutinitas sehari-harinya adalah melakukan pemantauan aktifitas para penyapu jalan pada jam 5 subuh sebelum beraktifitas di kantor kelurahan. Para petugas penyapu mulai bekerja jam 4 subuh.

"Pemantauan yang saya lakukan pada jam 5 subuh, sebelum beraktifitas di Kantor Kelurahan Panaikang," jelasnya.

"Ini merupakan instruksi atau kesepakatan bersama pada rapat dengan Camat Panakukang Thahir Rasyid dan lurah se-Kecamatan Panakukang untuk memantau wilayah masing-masing yang menjadi tanggung jawabnya," ucap Jusak Kampto.* (Iskandar Burhan)

Jumat, 28 Oktober 2016

FOTO: Kelurahan Maccini dan Dinas PU Makassar Tangani Drainase Tersumbat

(Foto: Juliaman, Lurah Maccini, Kota Makassar, 2016)

Smarcitymakassar.com. --Makassar- Satgas Kelurahan Maccini bersama dengan Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Makassar melakukan pengecekan dan penanganan drainase yang tersumbat di Jalan Maccini Sawah, Kelurahan Maccini, Jumat (28/10/2016).* (Iskandar Burhan)

Rabu, 19 Oktober 2016

Kebakaran Terjadi di Belakang Pasar Pannampu Kecamatan Tallo

(Foto: Imran Samad, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, 2016)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Kebakaran terjadi di belakang Pasar Pannampu, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, hari Rabu (19/10/2010), sekitar jam 10.00 pagi WITA.

Menurut info dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Imran Samad, kebakaran melanda 1 unit rumah 2 petak kontrakan, di RW01 RT 06 Kelurahan Pannampu, yang dihuni total 9 jiwa.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.* (Iskandar Burhan)

Tamalanrea Gelar Rakor Persiapan Penilaian Adipura Paripurna

(Foto: Humas Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, 2016)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Rapat Koordinasi jajaran Satuan Tugas Kebersihan Kecamatan Tamalanrea yang dipimpin langsung oleh Camat Tamalanrea, Kaharuddin Bakti, berlangsung di Ruang Pola Kecamatan Tamalanrea pada Selasa (18/10/2016).

Rapat membahas kesiapan Kecamatan Tamalanrea menghadapi penilaian Pertama (P1) Adipura Paripurna yang merupakan penghargaan tertinggi bidang kebersihan untuk tahun 2016-2017.

Kaharuddin Bakti menuturkan bahwa terdapat 5 titik di wilayahnya yang akan menjadi penilaian Adipura Paripurna. Dia pun menghimbau para lurah dan satgas kebersihan untuk mengawal dan menjaga titik-titik tersebut guna mencapai nilai 73 ke atas. Kaharuddin Bakti juga menghimbau warganya agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.

"Jumlah penilaian Adipura Paripurna sebanyak 5 titik di Kecamatan Tamalanrea diantaranya terletak di jalan Perintis Kemerdekaan, Kantor Lurah Tamalanrea, SMPN 30, Hutan Kota UNHAS dan Sungai Tallo," tutur Kaharuddin Bakti.

"Lurah dan satgas kebersihan segera mengawal dan menjaga titik penilaian adipura agar nilai bisa meningkat dengan nilai pencapaian 73 keatas," tambahnya. "Warga dihimbau agar tidak membuang sampah di sembarang tempat dan akan dikenakan sanksi perda jika melanggar," Kaharuddin Bakti mengingatkan.* (Iskandar Burhan)

Sabtu, 15 Oktober 2016

Lurah Maccini Lepas Santri yang Bakal Ikut “Festival Anak Sholeh” di Jeneponto

Foto: Juliaman

smartcitymakassar.com - Lurah Maccini Juliaman melepas Santri TPA Firdaus yang akan mewakili Kota Makassar dalam Festival Anak Sholeh di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Kamis (13/10/2016)

Jumlah santri yang mewakili Kota Makassar dari TPA Firdaus Kelurahan Maccini sebanyak 7 Anak Santri

Masing - masing Mengikuti Lomba Tadarus, Azan, Cerdas Cermat, dan Lomba Busana Serta Lomba Nasyid. Dari 7 Anak Santri terdiri Dari 5 Putri dan 2 Putra


Rencana Besok Siang mereka akan bergabung bersama Team dari Kota Makassar selanjutnya menuju Kabupaten Jeneponto di mana Festival Anak saleh Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan”, ucap Juliaman (Iskandar Burhan)

Senin, 10 Oktober 2016

Camat Tamalate dan Ujung Pandang Serta Kabag Pemerintahan Makassar Bahas Keluhan Masyarakat

(Foto: Humas Kecamatan Tamalate Kota Makassar, 2016)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Camat Tamalate Hasan Sulaiman bersama Camat Ujung Pandang Andi Zulkifli Nanda yang didampingi para lurah dari kedua kecamatan tersebut, menghadiri Rapat Koordinasi bersama Kepala Bagian Pemerintahan, Imran Mansyur, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bagian Pemerintahan Balaikota Lantai VII, Jalan Balaikota, Senin (10/10/2016).

Rakor ini membahas tentang keluhan-keluhan masyarakat yang masuk ke Bagian Pemerintahanan baik di tingkat kecamatan maupun tingkat kelurahan.

Kabag Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan, Fatahullah, memaparkan satu-persatu ke semua peserta rapat terkait laporan warga yang masuk baik melalui media cetak maupun ke Bagian Pengaduan Kota Makassar untuk didengarkan klarifikasinya.

Sementara itu, Hasan Sulaiman mengatakan bahwa segala pengaduan masyarakat yang masuk lewat media sosial maupun media cetak sebaiknya ditangani secepatnya, baik oleh pemerintah kecamatan maupun kelurahan.

"Kita ini adalah Abdi Masyarakat, jadi kita bersentuhan langsung dengan masyarakat. Cepat respon dan mengetahui segala permasalahan yang ada di wilayah kelurahan maupun kecamatan," tutur Hasan Sulaiman.* (Iskandar burhan)

Jumat, 07 Oktober 2016

Kelurahan Bonto Lebang Bersihkan Drainase Lorong 3 Veteran Selatan

(Foto: Hendra Rachman, Lurah Bonto Lebang, Kota Makassar, 2016)

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Lurah Bonto Lebang, Kecamatan Mamajang, Hendra Rachman bersama lima (5) orang personil Satgas Swakelola Kelurahan melakukan pembersihan drainase di Jalan Veteran Selatan Lorong 3, Kamis (06/10/2016).

Dari hasil pembersihan drainase tersebut, menurut Hendra Rachman, terdapat sampah gelas, minuman ringan, yang sangat menumpuk. Hendra pun menghimbau warganya agar, di musim hujan ini, perlu memperhatikan kebersihan, utamanya selokan atau draenase, yang menyambung ke kanal.

"Apabila terjadi penumpukan sampah, (itu) akan mengakibatkan genangan air sehingga terjadi banjir di wilayah ini," ucap Hendra Rachman.* (Iskandar Burhan)

Minggu, 02 Oktober 2016

Pengerukan Kanal 1.045 Meter di Kelurahan Kapasa

Pengerukan kanal di Kelurahan Kapasa (Foto: Humas Kecamatan) 

smartcitymakassar.com - Lurah Kapasa Kecamatan Tamalanrea H Zainuddin memimpin langsung kerja bakti massal membersihkan/pengerukuan kanal Bringroma sepanjang 1.045 meter.(1/10/2016)

Menurut H Zainuddin, Kerja bakti ini sudah terjadwal di kelurahan Kapasa, setiap hari Sabtu dan Minggu. Dengan bersihnya kanal ini, katanya, dampaknya kepada warga disekitar kanal akan terhindar dari banjir/ genangan air ketika hujan turun seperti sekarang ini sudah musim hujan.

"Ini sesuai arahan Camat Tamalanrea Kaharuddin Bakti dan instruksi Walikota Makassar Moh.Ramdhan Danny Pomanto agar seluruh Camat dan Lurah se- Kota Makassar siaga 24 jam untuk mengantisipasi banjir/ genangan air ketika intensitas hujan tinggi”, ujarnya pada smartcitymakassar.com, Minggu (1/10/2016)

H. Zainuddin mengapresiasi kerja satgas kebersihan Kelurahan Kapasa yang selalu siaga 24 jam serta warga Kelurahan Kapasa yang senantiasa menjaga lingkungan tetap bersih dan selalu ambil bagian setiap kerja bakti dan sangat merespon kebijakan Pemerintah Kota Makassar.

"Apapun yang dikerjakan Pemerintah Kelurahan, Kecamatan dan Pemerintah Kota Makassar tidak akan berjalan dengan baik, sukses dan efektif tanpa dukungan dan partisipasi warga Kota Makassar” pungkas H Zainuddin. (Iskandar burhan)

Jumat, 30 September 2016

Merawat Kebersamaan Satgas Kebersihan Beberapa Kelurahan, Kecamatan Ujung Pandang

Sumber Foto: Udin Saputra, Pengawas Satgas Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Kebersamaan, kekompakan serta kekeluargaan tampak terlihat saat Satgas Kebersihan Kelurahan Sawerigading, Mangkura, dan Kelurahan Baru selesai melakukan kerja bakti di sekitar Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (30/09/2016).

Pengawas Satgas Kebersihan Kecamatan, Udin Saputra, mengatakan bahwa setelah kerja bakti para petugas sering berkumpul, tukar pikiran atau diskusi umum, sambil minum kopi hitam ditemani pisang goreng.

"Setelah kerja bakti satgas kebersihan ini sering mengadakan diskusi umum, sambil minum kopi hitam dan pisang goreng," jelas Udin Saputra.

"Diskusi umum antar satgas kebersihan ini untuk mencari solusi, apa kendala yang dihadapi di lapangan setelah mengadakan kerja bakti bersama," tambah Pengawas Satgas Kebersihan Kecamatan Ujung Pandang ini.* (Iskandar Burhan)

Kamis, 29 September 2016

Genjot Kinerja Lurah Wali Kota Makassar Gelar Rakor

Wali Kota Danny Pomanto Bersama Camat dan Lurah se-Kota Makassar  (Foto: Humas Pemkot) 

smartcitymaassar - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menggenjot kinerja lurahnya di 143 kelurahan. Orang nomor satu Makassar itu ingin melihat lurahnya lebih proaktif menyikapi persoalan di wilayah kerjanya.

"Lurah itu perpanjangan tangan wali kota," tegas Wali Kota Danny saat memimpin rapat kordinasi bersama SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), camat, dan lurah di kediaman pribadi wali kota jalan Amirullah, Kamis 29 September 2016.

Ia menegaskan, lurah harus bekerja lebih giat lagi memenuhi harapan warga, dan bersikap tegas terhadap warga yang melanggar aturan. Ia mencontohkan pelayanan di bidang kebersihan yang hingga saat ini masih menjadi persoalan mendasar yang dihadapi pemerintah kota.

Dalam pengamatannya saat berkunjung ke beberapa wilayah di Makassar ada beberapa warga yang tidak menunjukkan tanggung jawabnya sebagai warga kota dengan membiarkan sampahnya berserakan ataupun menumpuk padahal pemerintah kota telah menyiapkan fasilitas penjemputan sampah seperti Tangkasaki' dan Fukuda.

Pemandangan itu banyak dijumpainya pada bangunan ruko (rumah toko), "Lurah harus tegas dalam hal ini," kata Danny. Malah menurutnya ada aturan yang memungkinkan pemerintah kota mendenda warganya hingga Rp 50 Juta jika membuang sampah sembarang tempat.

Peningkatan performa di bidang kebersihan, lanjut Danny, juga berkontribusi bagi raihan Adipura. Apalagi tahun ini, Makassar menargetkan Adipura Paripurna setelah dua tahun berturut-turut berhasil meraih supremasi tertinggi di bidang kebersihan lingkungan itu.

"Kriteria Adipura Paripurna lebih ketat lagi," sebutnya. Setidaknya ada 17 kriteria yang harus dipenuhi Makassar jika ingin meraih Adipura Paripurna, diantaranya; memiliki instalasi pengolahan air limbah domestik komunal, menerapkan kebijakan pengurangan penggunaan kantong plastik, dan melakukan inventarisasi gas rumah kaca.* (Ade Ismar Gobel/M. Yushar M.)

Camat Tamalanrea Prioritaskan Pengerukan Drainase

Sumber Foto: Humas Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Camat Tamalanrea, Kaharuddin Bakti, instruksikan lurah se-Kecamatan Tamalanrea agar memprioritaskan pengerukan drainase dengan fokus pada drainase primer dan sekunder.

"Instruksikan para lurah agar menurunkan seluruh satgas drainase di 6 (enam) kelurahan se-Kecamatan Tamalanrea, dan ditunggu setiap hari laporan gambarnya," jelas Kaharuddin Bakti, Kamis (29/09/2016).

"Agar memprioritaskan pengerukan drainase di kawasan perumahan atau ruas jalan yang mudah tergenang walapun hujan hanya sebentar,"  tambahnya.

Kaharuddin Bakti menjelaskan bahwa setelah melakukan pemantauan di Komp. Bumi Tamalanrea Permai (BTP) kemarin, Rabu (28/09/2016), ditemukan bahwa penyebab utama genangan di selokan atau drainase adalah terjadinya pendangkalan di saluran primer dan sekunder.

"Salah satunya pendangkalan di saluran sekunder dan primer, sehingga yang pertama harus dikeruk sedimennya pada drainase sekunder dan primer yang berfungsi sebagai muara jalannya air," tuturnya.* (Iskandar Burhan)

Selasa, 27 September 2016

FOTO: Kelurahan Maccini Lakukan Pelayanan Langsung ke Warga

Sumber Foto: Facebook Kelurahan Maccini Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. -- Lurah Maccini, Juliaman, sementara lakukan 'Sentuh Hati' sekaligus pelayanan langsung ke tempat warga di lingkup wilayah Kelurahan Maccini, Selasa (27/09/2016).* (Iskandar Burhan)

Sabtu, 24 September 2016

Jelang Musim Hujan, Kecamatan Mamajang Lakukan Pembersihan Drainase

Sumber Foto: Humas Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Kecamatan Mamajang melakukan kegiatan pembersihan drainase di Jalan Badak dan Singa, Kelurahan Bontobiraeng, Sabtu (24/09/2016).

Camat Mamajang, Fadli Wellang, menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk antisipasi sebelum masuk musim hujan, dengan membersihkan drainase di sekitar jalan protokol atau rumah warga. Fadli Wellang juga berharap warganya perhatikan drainase mereka di masa memasuki musim hujan ini.

"Untuk antisipasi sebelum masuk pada musim penghujan, Satgas Drainase ini bekerja membersihkan drainase yang ada di jalan jalan protokol maupun di depan rumah-rumah warga," jelas Fadli Wellang.

"Agar memasuki musim penghujan perlu kiranya Warga Kecamatan Mamajang untuk memperhatikan kebersihan wilayahnya, khususnya drainase," tambah Camat Mamajang ini.* (Iskandar Burhan)

Selasa, 20 September 2016

Ketua TP-PKK Makassar Tinjau Lokasi Lomba P2WKSS Tingkat Sulawesi Selatan

Sumber Foto: Juliaman, Lurah Maccini, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail meninjau lokasi lomba P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) Tingkat Sulawesi Selatan, di Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar, Selasa, (20/09/2016).

Didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPPA) Makassar, Tenri A Palallo, dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Makassar, Sri Sulsilawati, Indira berkeliling ke sejumlah titik yang akan menjadi penilaian lomba. Turut serta mendampingi rombongan ini adalah Camat Makassar H. Rully serta para lurah di lingkup Kecamatan Makassar.

Indira Jusuf meninjau realisasi program P2WKSS, sepuluh program PKK, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan tanaman keluarga yang dikembangkan oleh kader PKK bersama masyarakat didampingi sejumlah instansi pemerintah kota seperti BPPPA, dan Kantor Ketahanan Pangan.

"Peninjauan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan koreksi untuk melihat bagian-bagian yang masih membutuhkan pembenahan. Alhamdulillah capaian yang ada umumnya sesuai harapan," kata Indira.

Kegiatan peninjauan lokasi serta realisasi program P2WKSS Kota Makassar ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam mendorong partisipasi warga, mengajak masyarakat dan memperlihatkan cara kerja yang patut diteladani.* (Iskandar Burhan) 

Kamis, 15 September 2016

Rakor Kecamatan Tamalate untuk Maksimalkan Layanan Jemputan Sampah

Sumber Foto: Humas Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Camat Tamalate, Hasan Sulaiman, didampingi Sekcamnya, Firnandar Sabra, mengumpulkan semua operator armada kebersihan untuk rapat koordinasi, bertempat di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Tamalate, Rabu pagi (14/09/2016).

Di rapat Hasan Sulaiman membahas perihal pembagian tugas dan koordinasi untuk dapat memaksimalkan pelayanan penjemputan sampah, baik kepada petugas operator mobil dan motor yang bertugas di pagi, juga kepada lurah, pengawas kebersihan, serta Sekcam Tamalate.

Kepada para operator mobil dan motor, mereka ditugaskan mulai jam 05.00 hingga 06.30 WITA. Ada Empat (4) armada mobil dan 21 armada motor sampah betugas di pagi hari pada ruas jalan protokol dan penghubung.

“Pembagian titik tanggung jawab antara mobil dan motor sampah, ditekankan mereka mulai bertugas pada jam 05.00 Wita sampai dengan 06.30 Wita, sehingga aktifitas armada tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelas Hasan Sulaiman.

"Khusus untuk para lurah, untuk turun mengawasi langsung kegiatan pembersihan di pagi hari pada jam 05.30 di masing-masing wilayah dibantu para pengawas kebersihan dan dikoordinir langsung oleh Sekcam Tamalate Firnandar Sabara," ucap Camat Tamalate Hasan Sulaiman.* (Iskandar Burhan)

Lurah Tamalanrea Jaya Pantau Petugas Kebersihan di Perumahan Dosen Unhas

Sumber Foto: Lurah Tamalanrea Jaya, Muh. Jauzy, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Lurah Tamalanrea Jaya, Muh. Jauzy, memantau petugas kebersihan yang membawa Mobil Tangkasaki' dan Motor Viar di perumahan dosen Unhas, Kamis (15/09/2016).

Motor Viar ini bertugas menjemput sampah di rumah-rumah warga. Dari rumah warga, sampah lalu ditransfer ke Mobil Tangkasaki'.

Muh. Jauzy menuturkan bahwa pemantauan ini dilakukan agar para petugas yang membawa mobil Tangkasaki dan motor Viar dapat tepat sasaran dan tepat waktu dalam melakukan aktifitas di lapangan.* (Iskandar Burhan)

Lurah Baru Pantau Langsung Petugas Kebersihannya di Lapangan

Sumber Foto: Lurah Baru, Sujarwo, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar- Untuk mendukung Program Makassar Tidak Rantasa dari Pemerintah Kota Makassar, Lurah Baru, Sujarwo, turun langsung ke lapangan di Jalan Kajaolalido guna memantau petugas kebersihanya, Kamis (15/09/2016).

Sujarwo menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tugas rutin dilakukan saat pagi hari sebelum melakukan aktifitas di kantor kelurahan. Dia pun mengajak dan mendorong seluruh warganya untuk selalu mendukung program Pemkot Makassar dalam hal Makassar Tidak Rantasa (MTR).

"Tanpa adanya dukungan dari warga, program-program yang dicetus oleh Pemkot akan berjalan di tempat. Atau tanpa partisipasi dan dukungan dari warga, kami sebagai pelayan warga juga tidak bisa berbuat apa-apa," urainya.* (Iskandar Burhan)

Sabtu, 10 September 2016

Wali Kota Danny: "Becak Kendaraan Ramah Lingkungan, Bebas Polusi dan Hemat Energi"

Foto: Iskandar Burhan, SmartCity Magazine & Online News and Information®, 2016

Smartcitymakassar.com. --Makassar-  Tamu Makassar International Eight Festival & Forum yang populer dengan Makassar F8 bakal diantar menggunakan becak mengitari area F8 di sepanjang anjungan Pantai Losari selama perhelatan, 8 sampai 10 September 2016.

Hanya becak hias, sejumlah 78 buah, yang diperbolehkan memasuki area Makassar F8. Becak-becak yang berasal dari SKPD, Perusda, kecamatan, dan kelurahan dihias dengan beragam warna mencolok, hijau, merah, kuning, dan oranye.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto menuturkan kehadiran becak hias selama event Makassar F8 mengingatkan warga kota jika becak, alat transportasi yang dulunya sangat populer di tengah masyarakat, kini kian tergerus seiring perkembangan zaman.

"Becak kendaraan ramah lingkungan, bebas polusi dan hemat energi," sebut Danny, Jumat (09/09/2016).

Sementara itu, Aspiannoor, dosen Hubungan Internasional Universitas Hasanuddin menyampaikan keberadaan becak sepatutnya dipertahankan bukan digusur melainkan dirangkul.

"Becak bisa menjadi solusi di tengah ancaman krisis lingkungan yang melanda bumi dimana polusi akibat pembakaran karbondioksida pada kendaraan bermotor semakin bertambah," jelasnya.

Di beberapa kota di Indonesia, becak masih bertahan bahkan dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata seperti di Yogyakarta. Sementara di kota lainnya, keberadaan becak kian tersisih dengan kehadiran kendaraan roda dua yang dimanfaatkan sebagai transportasi umum.* (Iskandar Burhan)